“BUPATI KAKI KOSONG” (Saya Gila! STPMD “APMD” Gila!)

Menjadi pemimpin dan pejabat (Bupati) tidak harus selalu bergaya dan berpenampilan “bos” dengan segala kemewahan yang “wow”. Karena pemimpin adalah pelayan, maka penampilan harus apa adanya, dalam banyak kesempatan harus disesuaikan dengan mereka yang dilayani, yakni rakyat.

Dalam banyak kesempatan saya selalu berada di tengah-tengah rakyat yang saya layani. Entah mengapa, kadang saya berada (berjalan) tanpa alasa kaki (sandal dan sepatu) atau “kaki kosong”. Karena itu, saya sering dijuluki “Bupati Kaki Kosong.”

Kegiatan keseharian BUpati Dogiyai

Mengapa saya menjadi begini? Selain orang atau pihak lain, Kampus STPMD “APMD” Yogyakarta (tentu para dosen dan pihak terkait lainya) pernah berkontribusi besar dalam membentuk karakter saya yang seperti ini. Kalau ini sebuah karakter yang “gila”, maka ini juga merupakan “kegilaan” Kampus STPMD “APMD” Yogyakarta.

Berkarya dan Hadir ditengah masyarakat dengan berjalan kaki tanpa alas

Saya berharap semoga Kampus STPMD “APMD” Yogyakarta semakin banyak menciptakan “orang gila” untuk membangun Indonesia.

APMD Jaya! Terimakasih TUHAN!

YAKOBUS DUMUPA, S.IP
(Alumni STPMD “APMD” Yogyakarta, Ketua Ikatan Alumni STPMD ” APMD” Yogyakarta Provinsi Papua, dan Bupati Dogiyai)

Sumber: FB Humas STPMD “APMD”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *