PRAKTIKUM MAHASISWA ILMU PEMERINTAHAN STPMD “APMD” DI KECAMATAN TURI SLEMAN DIY

PENGUATAN MAHASISWA DENGAN PRAKTIKUM LAPANGAN YANG DISELENGGARAKAN DI KECAMATAN TURI SLEMAN DIY

Salah satu mata kuliah wajib di Program Studi Ilmu pemerintahan STPMD “APMD” Yogyakarta adalah Praktikum. Tujuan dari mata kuliah ini yaitu memberi pemahaman secara langsung atau konkrit bagi mahasiswa terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di pemerintahan secara khusus pada pemerintahan dan masyarakat di desa. Kegiatan praktikum ini diselenggaran di wilayah Kecamatan Turi Kabupaten Sleman pada tanggal 5 s/d 8 November 2018.  Kegiatan praktikum ini berupaya untuk mendorong para mahasiswa/i agar memiliki kemampuan dalam memahami dan merasakan segala peristiwa sosial dan dinamika yang terjadi di masyarakat.

Agustinus Sakro (Mahasiswa Ilmu Pemerintahan asal Kalimantan Barat) mengemukakan bahwa kegiatan praktikum ini memiliki manfaat yang sangat besar dalam perkembangan mahasiswa dalam proses perkuliahan di kampus. Kegiatan ini sangat penting. Praktikum bukan hanya soal teori namun lebih pada tataran model berpikir, mengenali, menemukan dan memecahkan permasalahan yang ditemui di lapangan. Selain itu, melalui praktikum ini juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai realitas lapangan yang pelik dan seringkali sangat berbeda dengan teori-teori yang digunakan.


Agustinus Sakro (Mahasiswa Ilmu Pemerintahan asal Kalimantan Barat)

Mega Kharisma (Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan asal Jakarta) mengemukakan pengalaman nyata selama praktikum di Desa Giri Kerto Turi Sleman. Desa perlu dilihat sebagai kekuatan dalam pembangunan hal ini karena desa memiliki sumber daya yang seperti sumber daya alam, sumber daya sosial dan budaya yang saat ini jarang ditemukan di perkotaan. Ini menjadi kekuatan besar yang dimiliki oleh masyarakat di pedesaan. Hal yang sangat menarik yang saya dapatkan selama praktikum berlangsung yaitu tentang tata perilaku atau kebiasaan di masyarakat tempat kami praktikum di Dusun Suradadi Desa Giri Kerto. Selama praktikum kami melihat bahwa warga dusun masih hidup secara sederhana dan pola pikir yang tidak serumit masyarakat ibukota, kami merasa lebih damai disana, ditambah lagi dengan budaya yang saat ini masih terus dipelihara dan dilakukan seperti gotong royong dalam menjaga lingkungan dan saling sapa, saling tolong menolong antar tetangga,  ramah terhadap pendatang dan lain-lain. Semuaini kami alami secara nyata selama penyelenggaraan praktikum di Desa Giri KertoTuri Sleman.


Mega Kharisma (Mahasiswi Prodi Ilmu Pemerintahan asal Jakarta)

Kegiatan praktikum ini diharapkan terus mengalami inovasi dalam proses penyelenggaraan sehingg menjadi salah satu instrumen penting dalam menguatkan kapasitas, kepekaan dan pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sosial selama menempa diri di kampus Pembangunan STPMD “APMD” Yogyakarta. Selamat berproses dan menyiapkan diri menjadi pemimpin dan pembaharu daerah. Salam