KUNJUNGAN STUDI KE KPU DIY

KUNJUNGAN STUDI KE KPU DIY MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN STPMD “APMD” YOGYAKARTA

Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” Yogyakarta melakukan kunjungan studi ke KPU DIY pada hari Senin (10/12). Kunjungan tersebut adalah bagian dari pengayaan pembelajaran tentang tata kelola pemilu dan lembaga penyelenggara pemilu. Sebanyak 60 mahasiswa peserta mata kuliah Sistem Kepartaian dan Pemilu diterima langsung oleh Ketua KPU DIY Bapak Hamdan Kurniawan yang didampingi komisioner KPU lainnya, Moch, Zaenuri Ichsan dan Achmad Sidqi.

Dalam kenjungan ini, Ketua KPU DIY memaparkan tentang sejarah dan metamorfosis kelembagaan penyelenggaraan pemilu, kewenangan beserta tugas dan fungsi, serta tantangan yang dihadapi oleh KPU terutama terkait dengan perubahan pemilu serentak pada tahun 2019 mendatang. Pemaparan lainnya dari Ketua KPU DIY juga membahas tentang tantangan mendasar penyelenggaraan pemilu yakni terkait menjaga perinsip independensi dan integritas.

Mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” bersama Ketua KPU DIY dan dosen pengampu

Didampingi dosen pengampu Fatih Gama Abisosno, para mahasiswa menyampaikan sejumlah pertanyaan terkai dengan tantangan penegakan integritas penyelenggaraan pemilu hingga kelevel desa, persoalan bagaimana mengatasi indikasi kecurangan, masalahDPT, persoalan kandindat yang menjadi ranah KPU yaitu penetapan calon legislatif serta persoalan teknis penyelenggaraan pemilu seperti distribusi logistik hingga rekapitulasi suara.

Diskusi mahasiswa dengan Ketua KPU DIY

Dalam forum diskusi tersebut, KPU DIY juga mensosialisasikan perlunya mahasiswa luar daerah untuk mengurus form A5 agar dapat melangsungkan hak pilihnya di kota tempat studi. KPU menyatakan, dengan sistem data pemilih saat ini, para mahasiswa sangat dimudahkan karena mahasiswa tidak perlu mengurus form A5 di daerah asalnya namun dapat mengurus A5 di daerah yang dituju. “Syaratnya, asal sudah melakukan perekaman KTP-Elektronik dan sudah masuk DPT,” kata Hamdan.

Dipenghujung acara, para mahasiswa menyatakan perlunya forum-forum diskusi diluar kelas seperti kegiatan ini, untuk memperkaya pembelajaran mahasiswa. Dengan kegiatan ini mahasiswa dapat secara langsung belajar dari sumber-sumber yang kompeten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *